Showing posts with label 2012. Show all posts
Showing posts with label 2012. Show all posts

Saturday, March 3, 2012

Saksikan Pat Matheny tampil di Java Jazz Festival 2012 via You Tube!

Di hari kedua, JIExpo, Kemayoran, Jakarta semakin padat dengan antrian penonton yang ingin menyaksikan salah satu event musik jazz terbesar di dunia, Jum`at (3/3). Antrian penonton pun terjadi di hampir semua hall yang menyelenggarakan konser dari musisi Indonesia hingga International. Semua memiliki magnet tersendiri.

Salah satunya adalah musisi Pat Metheny yang sekarang sedang tampil di D1 Tebs Hall. Permainan gitar yang mendapatkan Grammy Award untuk 10 kategori berbeda ini ramai penonton. Tak heran, pemain gitar kawakan untuk berbagai genre musik ini memang ditunggu-tunggu penampilannya.

Jika pada 2006, kita perlu menyebrang ke Singapura untuk menyaksikan pesona gitaris versatil ini, maka penampilannya akan sayang untuk dilewatkan saat ia sendiri kembali datang ke Jakarta.
Kini, ketika dia tampil di Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2012, sangatlah sayang jika dilewatkan.

Nah, untuk Anda yang tidak bisa menyaksikan langsung aksi Pat, langsung saja menuju http://www.youtube.com/javajazzfest.  Ia tampil hingga pukul 19.15.

Don`t Miss It!

Sunday, February 12, 2012

JJOTM Goes to Living World

West Atrium Living Wolrd alam sutera mulai dipenuhi pengunjung yang tak sabar melihat aksi Urban Path dan Lala Karmela dalam Java Jazz On The Move. Meski bangku yang disediakan oleh panitia terbatas, mereka tak segan untuk berdiri demi merasakan hentakan demi hentakan alunan music yang jazzy.  Sebelum para musisi beraksi, MC pun membuka acara dengan pengenalan Pre event Djarum Supermild Java Jazz 2012, Java Jazz On The Move yang digelar di beberapa kota sejak Januari hingga akhir Februari nanti. Rangkaian acara ini sebagai ‘warming up’ sebelum puncak acara dimulai pada Maret mendatang.
Sebelum acara dimulai, beberapa kuis pun diadakan untuk mengundang pengunjung memadati area sekitar venue. Tiket gratis Djarum Supermild Java Jazz Festival pun dibagikan bagi mereka yang mampu menjawab kuis.  Tergambar kegembiraan dari wajah mereka saat berhasil mendapatkan tiket gratis, bahkan ada beberapa pengunjung yang sengaja menunggu moment seperti ini demi kemudahan mendapatkan tiket di Java Jazz Festival 2-4 Maret 2011. Total 12 tiket gratis dibagikan untuk pengunjung Mall Living World, Serpong Tangerang.
Sekitar area panggung pun dihiasi berbagai boots seperti BNI, Eat&Go, Sindo Community  dan Tuc. (Sri Wahyuni)

Saturday, February 11, 2012

Kotak Feat Nabrassban

Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2012 bulan Maret nanti akan penuh kejutan. Tak hanya puluhan bintang jazz luar dan dalam negeri, pagelaran akbar musik Jazz terbesar ini pun akan menghadirkan musisi dari aliran musik yang berbeda.
Salah satunya adalah band Kotak. Band bergenre Progressive/Rock ini akan tampil pada 4 Maret 2012 di B2 Hall Kementerian Perdagangan. Sejak kemunculan mereka dari ajang sebuah kompetisi, power adalah kekuatan mereka. Didukung dengan suara berkarakter Tantri, penikmat musik Rock dibuat yakin bahwa mereka tahu apa yang disebut musik Rock.
Energi vokal Tantri yang dapat memanaskan suasana selalu menggairahkan setiap tubuh untuk bergerak enerjik. Selain power, lagu yang mereka bawakan juga sarat dengan muatan emosional. Ini terasa dalam setiap lagu yang mereka bawakan. Band yang digaungi Tantri (vokal), Cella(gitar), dan Cua (bass) ini banyak menghadirkan unsur modern rock. Mereka membangun ambience lagu bukan hanya lewat dentuman bas, raungan gitar dan gemuruh gebukan drum, tapi juga lewat programming dan sampling yang menghiasi aransemen musiknya.
Tak perlu diragukan lagi, band Kotak feat Nabrassban akan menjadi “little surprise” diantara puluhan penampilan musisi papan atas dunia jazz. Akankah band Kotak akan mengejutkan penonton Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2012 dengan membawakan lagu Jazz? Mungkin saja!
Penasaran seperti apa aksi mereka dalam perhelatan Jazz terbesar se-Asia Tenggara ke delapan ini? Catat tanggal aksinya ya! Panggung B2 Hall Kementerian Perdagangan, 4 Maret 2012 di JIExpo Kemayoran Jakarta. (Sri Wahyuni)

Friday, February 10, 2012

Legenda Jazz Bobby McFerrin

Selama tiga hari, pagelaran pesta jazz terakbar akan digelar Maret mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Dengan mengangkat tema “Don’t Worry Be Jazzy”, Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2012 akan menampilkan ikon musik jazz dari yang paling berkarakter hingga tunas muda calon bintang besar masa depan.

Salah satunya adalah Bobby McFerrin yang terkenal dengan lagu "Don't Worry Be Happy". Nama ini adalah salah satu vokalis jazz legendaris. Siapa yang tak tahu lagu di atas? Setiap lirik dan nadanya membuat siapapun yang mendengarnya akan tergugah semangatnya untuk kembali bersemangat.

Ini dikarenakan kemampuan olah vokalnya  luar biasa. Mulai dari menyanyikan lagu dengan lumrah, vocalese, scatting, hingga mengikuti instrumen layaknya sebuah orkestra. Istimewanya lagi, penampilannya nanti di Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2012 akan diadakan tiga kali selama pagelaran musik jazz terbesar ini berlangsung. Bonusnya, kamu bisa menikmatinya secara gratis!

Pria kelahiran New York City, New York, USA, 11 Maret 1950 ini mendapatkan Grammy untuk "Vokalis pria terbaik”, “lagu terbaik”, dan “Record of the Year.” Lagunya "Don't Worry Be Happy," menjadi one top chart di Amerika pada September 1988. Uniknya, lagu ini adalah lagu acapella pertama yang menjadi top chart. Pria yang memiliki vokal range 4 oktaf ini adalah putra dari penyanyi opera 'Robert McFerrin'.

Bobby McFerrin disebut-sebut sebagai salah satu keajaiban alam di dunia musik. Tak heran sebab pemenang sepuluh kali penghargaan Grammy ini juga dikenal sebagai seorang konduktor di dunia klasik dan improvisers. Ia telah bekerjasama dengan Philharmonic New York, Cleveland Orchestra, Symphony Chicago, Orchestra Philadelphia, dan Philharmonic Wina.

Album rekamannya telah terjual lebih dari 20 juta eksemplar. Kolaborasinya dengan Yo-Yo Ma, Chick Corea, Philharmonic Wina, dan Herbie Hancock menjadikan ia sebagai duta dari dua dunia klasik dan jazz.
Oh ya, dalam Djarum Supermild Java Jazz 2012 nanti, Bobby McFerrin akan datang bersama putranya, Taylor McFerrin, seorang Beatboxer. Nah, jangan sampai ketinggal aksi legenda jazz dunia ya. Tanggal 2-4 Maret di di JIExpo Kemayoran, Jakarta. So...
Don’t Worry Be Jazzy”! (Sri Wahyuni)

Thursday, February 9, 2012

Mayer Hawthorne & The County

Sosok Mayer Hawthorne dapat dipastikan akan memeriahkan gelaran kedelapan Java Jazz International nanti. Penyanyi asli Amerika, produser, penulis lagu, arranger, audio engineer, DJ, rapper sekaligus multi-instrumentalist ini berdomisili di Los Angeles, California, USA.
Musisi yang memiliki nama asli Andrew Mayer Cohen ini memiliki pengaruh bermusik dari Curtis Mayfield , Isaac Hayes, Leroy Hutson, Mike Terry, Barry White, dan Smokey Robinson.  Sedangkan "Mayer Hawthorne and The County" adalah nama Cohen yang biasa dipakai saat tampil dengan artis lain.  Pada dasarnya, "The County" menurut Cohen adalah siapapun yang memainkan alat musik atau bernyanyi di albumnya.
Ia  membawakan serta menciptakan lagu-lagu secara mendalam dari ranah kaum kulit hitam. Hal ini merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi musisi kulit putih. Musisi-musisi seperti mendiang Bill Evans atau Benny Goodman yang di jamannya merupakan musisi kulit putih yang cukup revolusioner sepertinya kini bereinkarnasi menjadi sesosok Mayer Hawthorne.

Lewat albumnya yang dirilis sejak 2009 lalu, ‘A Strange Arrangement’, Hawthorne mengingatkan kita pada sosok Ray Charles sang ‘King of Soul’ sepanjang masa. Mayer Hawthorne sebagai musisi multi instrumentalist bukan hanya sekedar menyanyikan lagu-lagu soul melainkan ia berperan sebagai arranger, produser sekaligus player dalam album yang digarapnya sendiri. Jelas, hal tersebut merupakan sebuah tanda nyata bahwa Hawthorne yang lebih dikenal sebagai DJ ini adalah seorang musisi jenius.
Selain itu, pria yang lahir dan dibesarkan di Ann Arbor, Michigan ini memiliki gaya vokal lay back yang terasa melayang-layang yang sekaligu menjadi tema utama dalam album A Strange Arrangement. Bukan hal mudah bagi setiap penyanyi untuk melakukannya. Ia seperti tahu bagaimana merasuki setiap jiwa pendengarnya dengan baik.
Jika melihat aksi panggungnya, bagai melihat kembali era kejayaan musik soul di tahun 60an. Apalagi dalam album A Strange Arrangementnya. Lagu ‘Shiny and New’ dan ‘A Strange Arrangement’ merupakan lagu yang melankolik yang kemungkinan menjadi soundtrack para makhluk galau.

Totalitas bermusiknya bagai membangkitkan musik soul yang kiranya sudah cukup lama tertidur di tengah kerumunan musik-musik pop. Bagaimana? Penasaran ingin melihat aksi panggungnya bersama ‘The County’? Ia akan tampil dua kali di A3 BNI Hall, Sabtu 3 Maret 2012 dan Minggu, 4 Maret 2012 di A1 BNI Hall. (Sri Wahyuni)

Wednesday, February 8, 2012

Erykah Badu- “First Lady of Neo Soul”

Bagi pecinta musik jazz, nama Erykah Badu bukanlah nama asing lagi. Wanita yang terlahir dengan nama Erica Abi Wright ini adalah penyanyi soul dan R&B wanita kenamaan dengan pesona eksentrik yang lebih dikenal dengan nama Erykah Badu.
Mulai dari aksi panggung yang tak biasa hingga dandanan yang cukup nyentrik ia tampilkan untuk memberi warna ‘beda’ dari suatu bentuk seni pertunjukkan yang ia suguhkan. Penyanyi R&B Soul asal Texas, Amerika ini akan tampil di satu pagelaran Jazz terbesar di dunia yang telah menginjak tahun ke-8, Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2012.
Kabar ini pertama kali dibeberkan pada Sabtu (17/12) lalu melalui akun Twitter resmi Java Jazz di @JavaJazzFest dengan kicauan yang berbunyi: “New CONFIRMED artist lineup to perform at #JJF2012 : ERYKAH BADU!”
Erykah akan tampil di hari pertama Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2012, 2 Maret 2012. Penampilannya tersebut tercantum sebagai special show dengan harga tiket relatif terjangkau, Rp 110 ribu.
Mengenai harga tiket special show yang lebih murah dibanding tahun-tahun sebelumnya ini pun, Peter F. Gontha selaku bos besar promotor Java Festival Production mengatakan bahwa ia ingin agar sekumpulan special show tersebut dapat dinikmati lebih banyak orang. Selain itu, ia juga berharap bahwa penetapan harga yang ramah ini dapat menjadi sebuah terobosan tersendiri.
Dengan mengangkat tema “Don’t Worry Be Jazzy”, Erykah dipastikan tetap akan membawakan lagu-lagu andalannya dengan nuansa neo-soul dan Jazz yang khas Erykah! Warna vokalnya yang sering dipadankan dengan legenda jazz vocalist Billie Holiday. Ia juga dijuluki sebagai “Queen of Neo-Soul” karena perannya yang penting penting dalam kemunculan sub-genre neo soul. Ia pun disebut sebagai “First Lady of Neo Soul” oleh banyak pihak.
Ia mulai dikenal orang banyak ketika merilis album perdana bertajuk Baduizm pada 1997. Selain itu, ia juga telah merilis lima album studio yang masing-masing berjudul Baduizm pada 1997, Mama’s Gun pada 2000, Worldwide Underground pada 2003, New Amerykah Part One (4th World War) pada 2008, dan New Amerykah Part Two (Return of the Ankh) pada 2010.

Ia telah menerima total lima puluh tujuh nominasi dan enam belas trofi dari berbagai macam penghargaan. Ia memenangi empat Grammy Awards, yaitu pada kategori Best Female R&B Vocal Performance untuk lagu “On & On”, Best R&B Album untuk Baduizm, Best Rap Perfomance by a Duo or Group untuk lagu “You Got Me”, dan Best R&B Song untuk lagu “Love of My Life (An Ode to Hip-Hop)”.
(Sri Wahyuni)

Saturday, February 4, 2012

Gitar dan Dewa Budjana


Jika bertanya siapa soulmate Dewa Budjana kepada Denny Sakrie (pengamat musik), pastilah jawabnya adalah gitar. Gitar adalah sebuah kehormatan dan harga diri. Ini diperlihatkan ketika menggelar konser tunggalnya di Gedung Kesenian Jakarta, yang dibarengi peluncuran buku Gitarku, Hidupku, Kekasihku. Kekaguman dan luapan rasa cinta Budjana terhadap sosok wanita juga sangat terasa dalam beberapa komposisi karyanya. Pada saat itu Budjana menggunakan 8 gitar kesayangannya, termasuk gitar Parker Fly yang diberinya nama Saraswati.

Siapa yang tak kenal Dewa Budjana? Malang melintang di dunia musik Indonesia dengan sejuta karya. Gitaris, komposer sekaligus produser. Pria kelahiran 30 Agustus 1963 di Waikubak, Sumba Barat ini telah mengakar di band GIGI lantaran perannya sebagai gitaris dan pencipta lagu. Tak pelak kesuksesan band yang didirikannya bersama Armand Maulana ini tak lepas dari tangan dingin Budjana.

Ia mampu menyatukan kekuatan musik rock dan pop secara bersama-sama. Musikalisasi dari petikan gitarnya membawa ia menjadi salah satu gitaris top papan atas Indonesia. Bakatnya telah terlihat sejak ia duduk di bangku sekolah dasar di Klungkung Bali. Keinginannya untuk belajar gitar sangat dominan, sampai-sampai ia harus mencuri uang neneknya pada saat usia 11 tahun untuk membeli gitar seharga Rp 10.000 saat itu.

Sejak saat itulah Budjana kecil tidak memiliki semangat untuk bersekolah karena baginya gitar adalah nomor satu. Belajar otodidak, dia mampu dengan cepat dan mahir memainkan lagu Deddy Dores berjudul “Hilangnya Seorang Gadis” dan lagunya The Rollies berjudul “Setangkai Bunga”.

Ketika pindah ke Surabaya pada tahun 1976, ia semakin bergairah bermain musik. Namanya pun mulai dikenal di Surabaya. Jalannya menggapai mimpi ia mulai dengan mengambil kursus musik klasik dan bergabung dengan sebuah band jazz pertama. Kemudian, pada tahun 1981 dia membeli sebuah gitar listrik ( Aria Pro II) dan mulai bermain musik dengan banyak orang yang berbeda. Perlahan-lahan gaya musiknya mulai berubah dari rock, pop ke jazz. Saat itu ia mulai terpengaruh oleh John McLaughlin dari Mahavishnu Orchestra, Chick Corea, Gentle Giant, Kansas, Tangerine Dream, American Garage, Pat Metheny dan Allan Holdsworth.

Kelihaiannya memetik gitar membuahkan hasil. Bersama bandnya ‘Squirrel’, Dewa Budjana memulai karirnya sebagai gitaris komposer, padahal ia masih duduk di bangku SMA. Ketika band lokal jazz memainkan lagu-lagu popular dari band lain, ia menciptakan komposisi Nusa Damai yang membawa bandnya menjadi Band Terbaik di Light Music Contest pada 1984 yang diselenggarakan di Teater Terbuka, Taman Ismail Marzuki. Ia pun menjadi pemain gitar terbaik.

Setahun kemudian, ia hijrah ke Jakarta dan membawanya ke Jack Lesmana seorang legenda jazz Indonesia yang memperkenalkannya kepada musisi profesional lainnya. Dari beliau Budjana banyak mengenal dan mendapatkan pengetahuan mengenai filosofi-filosofi dalam bermain jazz, termasuk tentu saja bermain standard jazz dengan lebih baik.

Beruntung tidak berapa lama setelah itu Budjana mulai banyak mendapatkan tawaran untuk mengisi rekaman-rekaman kaset seperti pada album solo Indra Lesmana, Catatan si Boy II, Andre Hehanussa, Heidy Yunus, Memes, Chrisye, Mayangsari, Dewi Gita, Desy Ratnasari, Potret, Trakebah, Caesar (Deddy Dores), Nike Ardila dan lain-lain.
Sebelum bergabung dengan GIGI, ia sempat bergabung ke Spirit band dan sempat merilis dua album, yang pertama berjudul "Spirit" dan yang ke dua berjudul "Mentari".  Ia memutuskan keluar dan bergabung dalam Java Jazz (Indra Lesmana). Tak hanya itu, ia juga sempat bermain dengan banyak band seperti Jimmy Manopo Band, Erwin Gutawa Orkestra, Elfa's Big Band dan Twilite Orchestra.

Masih setia dengan GIGI yang dibentuknya pada tahun 1994 bersama Baron (gitar), Thomas (bass), Armand Maulana (vokal) dan Ronald (drum). Bersamaan dengan GIGI di album yang ke enam, Budjana mencoba meneruskan cita-citanya yang dulu yaitu membuat album solo jazz. Sejak saat itu Budjana telah merilis sebanyak 4 album solo yang berjudul : Nusa Damai, Gitarku, Samsara dan Home yang merupakan album penghormatan kepada korban bencana Tsunami.

Wednesday, February 1, 2012

60.000 Pasang Mata jadi Saksi Pertunjukkan Spektakuler 2012

ANCOL – Sebanyak 60.000 pengunjung memadati kawasan pantai carnival Ancol demi menyaksikan pertunjukkan kembang api dengan iringan music rock terlama tahun ini. Pertunjukkan ini pun telah memecahkan rekor IBOR (Indonesia Book Of Record), lebih lama 5 menit dengan tambahan 5000 tembakan kembang api dari tahun lalu yang juga dipecahkan oleh tim Firemaxx Bumame Indonesia bekerjasama dengan Taman Impian Jaya Ancol.
“Tahun lalu sebanyak 38.000 orang dan tahun ini pengunjung meningkat dua kali lipat dari tahun lalu,” ujar Direktur Rekreasi PT.Pembangunan Jaya Ancol Tbk. kepada wartawan.
Menurut Doni, komisaris Firemaxx Bumame Indonesia, kembang api yang ditembakan khusus diimpor dari Cina. Pertunjukkan kali ini pun merupakan pembuka dari rencana acara International Festival Firework di Indonesia. “Baru rencana dan semoga saja bisa dilaksanakan,” harapnya.
Dari segi teknologi, perlengkapan yang digunakan lebih canggih dan lebih baru dari tahun lalu dengan tingkat delay lebih sedikit yakni 0,015 detik untuk setiap tembakannya. Pertunjukkan kembang api ini merupakan  pertunjukkan terbaru dengan sebagian besar musik yang digunakan adalah musik rock yang jarang digunakan pada pertunjukkan kembang api musikal pada umumnya.
“Jika biasanya musik orchestra yang digunakan, tahun ini kami menggunakan music rock yang menghentak. Namun lagu yang disajikan merupakan lagu yang sudah familiar di telinga pengunjung,” papar Sherwin Djajadi, Fireworks show designer.

Tuesday, January 31, 2012

Bukan Kembang Api Biasa

ANCOL – Pertunjukkan kembang api dengan iringan musik (musical firework) telah sukses dilaksanakan. Area samping barat Beach Pool menjadi saksi bisu kemeriahan pertunjukkan kembang api terlama tahun ini. Selain memang mampu menampung banyak pengunjung, alasan lain pemilihan lokasi ini adalah karena kembang api menyala dan hidup di dalam air.
Selain meledak di udara, kembang api juga dinyalakan di atas air. Sesuai dengan beat music rock, bunga api terlihat meliuk-liuk di atas air selain ledakan bunga kembang api yang memukau mata di langit laut Ancol.
Pengunjung sudah memadati area Beach Pool sejak pukul empat sore, walaupun kembang api dijadwalkan mulai menari jam 8 malam. Selain pertunjukkan utama, Ancol juga memberikan hiburan lain berupa pertunjukan musik dari band indie yakni Gecko dan Respect band. Fire dance juga menghibur pengunjung pantai Ancol selama lima menit sebelum pertunjukkan kembang api dimulai.
Sekitar pukul 8 malam, musik “Welcome to the Jungle” by Gun n Roses membuka pertunjukkan.  Segenap penonton langsung melayangkan pandangan ke lautan disusul dengan tepuk tangan meriah. Kembang api pertama pun meledak. Tak lama kemudian, susul menyusul hingga serentak kembang api mulai unjuk gigi. Sesekali penonton bersorak saat melihat kembang api yang meledak susul menyusul.
Tak jarang, penonton memberikan ekspresi dan komentar takjub saat melihat kembang api meledak menjadi bunga besar nan cantik. Luar biasa, setiap hentakan music rock seperti “Bendera” by Cokelat, “Bring Me to Life” by Evanescent, dan beberapa lagu orkestra ditambah kembang api sensasional menjadi memori yang tak terlupakan.
PT. Firemaxx Bumame Indonesia meledakkan kembang api bukan secara manual, namun computerize dan standar olympic. Teknologi yang sama akan dipakai di Olimpiade 2012 di London. Mereka juga terlibat dalam Olimpiade Beijing 2008. Alat mereka juga dipakai untuk pementasan kembang api yang terkenal di Dubai.

Monday, January 30, 2012

Indonesia Siap Selenggarakan The First International Fireworks Festival

ANCOL - Suksesnya perhelatan Djarum Super Mild Musical Firewoks 2012 menjadi awal yang bagus jelang The First International Fireworks Festival. Apalagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam ajang yang akan diramaikan oleh beberapa negara ini.
Sebanyak 30.000 kembang api yang dipadukan dengan musik rock sukses menghibur lebih dari 30.000 pengunjung Taman Impian Jaya Ancol pada 28 Februari kemarin. Pihak penyelenggara, Firemaxx Mumame International, Djarum Super, dan Taman Impian Jaya Ancol pun berhasil meraih penghargaan usai memecahkan rekor Indonesia Book of Record sebagai penyelenggara pesta kembang api terlama di Indonesia.
Melihat hal tersebut, penyelenggaraan The First International Fireworks Festival yang rencananya akan dilaksanakan pada Juni nanti diyakini akan sukses. Beberapa negara sahabat seperti Perancis, China, Amerika, dan Jepang, sudah memberikan respon positif untuk ikut serta dalam ajang yang akan diselenggaran di dua kota ini.
“Renacanya kita (Ancol-red) juga akan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan The First International Fireworks Festival. Melihat hasil pesta kembang api yang dari tahun ke tahun semakin meningkat, kami yakin acara Juli nanti bisa sukses,” ungkap Direktur Rekreasi PT. Pembangunan Jaya Ancol, Winarto.
Hal serupa juga disampaikan Komisaris Firemaxx Bumame Indonesia, Doni. Dalam konfrensi pers usai penyelenggaraan musical fireworks kemarin, Doni yakin bila Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik dan antusiasme penonton untuk penyaksikan pertunjukan spektakuler ini semakin besar.

Sunday, January 29, 2012

SPEKTAKULER, THE LONGEST MUSICAL FIREWORK 2012 PECAHKAN REKOR IBOR

ANCOL – Spektakuler! Djarum SuperMild The Longest Musical Fireworks Record Breaking kembali memecahkan rekor IBOR (Indonesia Book Of Record) untuk pertunjukkan kembang api dengan pertunjukkan kembang api terlama dengan iringan music rock selama 25 menit.
“Tahun lalu pertunjukkan kembang api yang kami sajikan selama 20 menit dengan 25.000 tembakan kembang api juga diselenggarakan di Le Bridge Ancol. Tahun ini lebih lama 5 menit dengan 30.000 tembakan,” ujar Direktur IBOR (Indonesian Book of Record) Paul Winarto kepada djarumsupermild.com.
Setelah pers conference, pihak IBOR,  Paul Winarto menyerahkan sertifikat pemecahan rekor kepada tiga pihak, yakni Djarum SuperMild yang diterima oleh Edward, Doni, komisaris Firemaxx Bumame Indonesia dan pihak Taman Impian Jaya Ancol di Backstage CafĂ©, Pool Beach Ancol.
Hingga berita ini diturunkan, antusiasme dari para pengunjung Ancol yang ingin menyaksikan pertunjukkan kembang api pun masih terlihat. Antrian kendaraan yang masuk ke kawasan pantai carnival masih lumayan padat.

Thursday, January 26, 2012

Pecahkan Rekor Pertunjukkan Kembang Api Terbesar 2012!

JAKARTA - Tinggal menghitung hari, pertunjukkan spektakuler kembang api terbesar di Indonesia akan kembali digelar pada sabtu, 28 Januari 2012 esok. Bukan sembarang pertunjukkan kembang api yang akan anda saksikan tapi sebuah pertunjukkan kembang api yang dipadukan dengan iringan musik (musical fireworks) spektakuler.
Tahun ini adalah tahun kedua kerjasama Taman Impian Jaya Ancol dengan PT Firemaxx Bumame Indonesia dalam menyuguhkan pertunjukkan spektakuler kembang api dengan iringan musik. Tahun lalu acara ini memecahkan rekor MURI sebagai pertunjukan musical firework terbesar di Indonesia dengan jumlah ledakan 25,000 dan durasi pertunjukan 18 menit pada 8 Januari 2011 lalu. Musikal tahun ini akan dimainkan lebih besar dan lebih lama, yakni 25 menit.
Tahun lalu, dengan mengusung tema “The Thrilling Spectacular Fireworks in Ancol Sky”, pesta kembang api musikal berdurasi 18 menit yang digelar di Le Bridge Beachpool Taman Impian Jaya Ancol tersebut sekaligus mengawali dimulainya rangkaian acara yang akan disajikan kepada pengunjung selama 2011.
Doni Moeljadi, PT Firemaxx Burmame Indonesia mengatakan bahwa pertunjukkan kembang api tahun lalu merupakan pertunjukkan kembang api lima kali lebih besar daripada malam perayaan tahun baru, HUT RI, atau HUT DKI Jakarta.
"Kita memikirkan sesuatu yang out of the box.  Kali ini, 5 (lima) kali  lebih besar dibandingkan dengan perayaan pada Malam Tahun Baru," jelasnya.
Jika biasanya mata pengunjung Ancol dihibur dengan 4.000 shoots (tembakan) kembang api, tahun lalu sebanyak 25.000 shoots kembang api akan dilontarkan ke udara mewarnai langit kawasan Taman Impian Jaya Ancol yang akan diselaraskan dengan iringan musik.
Jika tahun lalu saja momen ini adalah momen tak terlupakan, apalagi tahun ini yang akan memecahkan rekor MURI untuk pertunjukkan kembang api dengan musik dengan 30.000 shoots kembang api selama 25 menit.
Sudah tidak sabar kan untuk menyaksikan salah satu event spekatkuler tahun ini? Datang langsung ke Djarum Super Mild Musical Fireworks di Dermaga Beachpool, Le Bridge, Ancol, 28 Januari. (Yuni)