Dalam ajang perhelatan musik Jazz terbesar di Asia
Tenggara, Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival
2012, akan diwarnai dengan kolaborasi berbagai musisi. Bukan hanya
sesama musisi Indonesia, juga ada kolaborasi musisi International dengan
musisi Indonesia.
Menurut Dewi A.L. Gonta, Direktur Produksi dan Marketing Java Festival Production dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (29/2), pertunjukan kali ini lebih bervariasi dengan adanya kolaborasi dari para musisi.
"Meski banyak artis mengisi Java Jazz tahun ini, tapi
pertunjukkan mereka akan lebih bervariasi karena ada kolaborasi dengan
musisi lain sehingga menghasilkan karya yang berbeda dibanding pagelaran
sebelumnya," ujarnya.
Bukan hanya satu atau dua, tapi sepuluh kolaborasi akan
ditampilkan. Menurut Eki Puradiredja, Music Director Java Festival
Production, kolaborasi dari para musisi tersebut akan memberi sensasi
tersendiri.
"Misalnya ada 'Tribute to Herbie Hancock Collaboration
Project'yang akan dibawakan oleh Indra Lesmana dan Dwiki Dharmawan
bersama artis luar negeri lain yang juga diisi dengan pertunjukkan
angklung dan tari saman," jelasnya.
Ada satu lagi yang istimewa dan patut anda saksikan. Yakni
kolaborasi musisi international dengan musisi jalanan binaan Harry
Roesli, 57Akustik. Kolaborasi juga dilakukan untuk mengenang para
legenda Indonesia.
"Penampilan spesial lain adalah kolaborasi Dave Koz
dengan musisi jalanan dari rumah musik Harry Roesli dan sesi 'Benyamin
On Jazz - Tribute To The Legend' yang menyuguhkan aransemen ulang
lagu-lagu Benyamin oleh Indra Aryadi," imbuhnya.
Java Jazz festival 2012 kali ini menampilkan 1.700 musisi
dalam dan luar negeri yang terdiri atas 110 kelompok musik Indonesia dan
45 kelompok internasional yang akan menampilkan lebih dari 70
pertunjukan di 13 panggung dalam ruang dan lima panggung luar ruang.
